Ubah Ikan Ekonomis Rendah Menjadi Produk Bernilai Tambah, Untirta dan KUB Sedayu Kembangkan Baso, Sambal dan Tepung Ikan

Jumat, 30 September 2022, Progam Studi Ilmu Perikanan Fakultas PertanianUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa, melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktoran Jenderal Pendidikan Tinggi mengadakan pelatihan pengolahan berbagai produk bernilai tambah dari ikan ekonomis rendah di Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sedayu, Kel. Banten Kec. Kasemen Kota Serang.

 

KUB Sedayu merupakan salah satu KUB yang menjadi pusat pendaratan ikan hasil tangkapan sampingan (HTS) dari alat tangkap jaring apolo. Ikan HTS memiliki nilai ekonomi yang rendah sehingga hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Padahal kandungan gizi pada ikan HTS tidak lebih rendah dibandingkan dengan jenis ikan ekonomis lainnya. Belum dimanfaatkannya potensi ikan HTS oleh KUB Sedayu disebabkan oleh penguasaan teknologi yang masih terbatas untuk dapat mengolah ikan HTS menjadi produk lain dengan nilai ekonomi lebih tinggi. Diperlukan introduksi dan transfer teknologi sehingga potensi ikan HTS yang melimpah mampu memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang tergabung dalam KUB Sedayu.

 

Pada pelatihan ini, ikan HTS diolah menjadi berbagai produk olahan yaitu baso, sambal dan tepung ikan. Masyarkat yang tergabung dalam KUB Sedayu menyambut baik dan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan yang dilakukan. Ikan HTS selama ini hanya dijual untuk pakan ternak dengan harga yang murah, dengan pelatihan ini kita jadi tahu bahwa ikan “pirik” yang tidak ada harganya dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi, Ujar Ibu Pipit salah satu anggota KUB Sedayu.

Tim pelaksana kegiatan PKM yaitu Dr. Ana Syabana, Dr. Adi Susanto, Rifki Prayoga Aditia M.Si dan Tatang Sutisna, M.Sc secara bergantian memberikan pelatihan terkait pengolahan baso, sambal, tepung ikan dan teknik pemasaran produk yang dihasilkan. Pemanfaatan media sosial perlu digalakkan sehingga jangkauan pemasarannya menjadi lebih luas. Adanya program PKM diharapkan dapat mengakselerasi transfer teknologi dari perguruan tinggi ke masyarakat sehingga dapat menumbuhkan aktivitas produktif pagi penciptaan mata pencaharian alternatif untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *